Penyebab badan gemetar dan lemas – Badan yang gemetar dan lemas dapat menjadi pertanda bahwa keadaan tubuh sedang kurang sehat. Terlebih, pada sebagian banyak kasus memberikan kita pelajaran, bahwasanya badan gemetar dan lemas serta tak bertenaga dapat menjadi gejala akan adanya penyakit serius. Akan tetapi, penyakit tak hanya penyebab utama, terdapat berbagai sebab akan kehadiran badan gemetar dan lemas. Inilah beberapa penyebab badan gemetar dan lemas.

Penyebab Badan Gemetar dan Lemas

  • Kekurangan Tidur

Kekurangan tidur dapat menjadi penyebab badan gemetar dan lemas. Tak dipungkiri, tidur begitu dibutuhkan oleh badan kita demi menjalani proses pembaruan sel-sel yang bermanfaat. Selain untuk pembaruan sel, juga bermanfaat untuk menyegarkan tubuh selepas aktifitas harian yang mungkin melelahkan. Para ahli kesehatan memberikan anjuran kepada setiap insan, setidaknya mesti tidur 6 jam/hari (minimal). Kalau saja seseorang tidur kurang dari 6 jam/hari, besar kemungkinan nya untuk mendapatkan gangguan metabolisme badan. Risiko lainya ialah, kekurangan tidur bisa menghadirkan hipertensi, kegemukan, amnesia ringan, dan susah fokus. Sebelum tidur, jangan mengonsumsi apapun yang memiliki kandungan kafein, supaya tidur bisa maksimal dan Anda mendapatkan manfaat luar biasa.

penyebab badan gemetar dan lemas

  • Pola Makan

Salah satu hal yang jadi sebab-musabab tubuh kita gemetaran dan lemas, bisa jadi dikarenakan pola makan yang keliru. Misalkan, terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman berkafein ataupun kaya akan gula bisa membuat tubuh kita gemetar dan lemas. Kenapa demikian..? Penelitian menyebutkan, bahwa kafein adalah stimulan tubuh yang bagus, namun memiliki bahaya, terlebih bagi mereka yang mengidap problematika organ jantung atau memiliki penyakit darah tinggi. Boleh mengonsumsi makanan atau minuman berkafein, namun jangan berlebihan. Efek samping lain dari kafein akan memperbanyak produksi asam lambung. Oleh karena nya, minum kopi menjadi salah satu penyebab badan gemetar dan lemas. Terkadang, bagi seseorang yang memiliki riwayat sakit maag, akan membuatnya merasakan jantung berdebar dan lambung terasa perih. Selain kafein, asupan gula berlebih bisa meningkatkan risiko diabetes.

  • Anemia

Penyebab Badan Gemetar dan Lemas paling lazim dirasakan ialah anemia. Selain gemetar dan lemas, bisa juga mengalami jantung berdebar. Badan kita bisa bekerja secara maksimal disaat jumlah darah yang dialirkan kesetiap area tubuh pun maksimal. Namun sayang sekali, seseorang yang mengalami anemia, jumlah darah tak cukup untuk dialirkan kesetiap organ tubuh. Tak hanya itu, organ jantung pun akan beroperasi lebih kuat lagi demi mengompa darah yang jumlahnya tak banyak, dengan demikian.. Organ jantung akan berdebar lebih kencang dari biasanya, dan tubuh pun akan gemetaran. Anemia bisa disebabkan pola makan yang keliru, serta bisa juga disebabkan darah yang banyak terbuang ketika menstruasi.

  •  Kurang Olah Raga

Tak hanya anemia, pola makan keliru, atau kurang tidur. Kurang olah raga juga menjadi salah satu penyebab badan gemetar dan lemas. Kok bisa? Jawabanya, badan yang jarang diolah akan lebih mudah merasakan problematika metabolisme. Tak hanya itu saja, kalau badan kurang olah raga maka peredaran darah didalam badan menjadi tak lancar. Kalau peredaran darah tak lancar, maka risiko terkena penyakit akan semakin besar, sehingga tubuh menjadi tidak sehat. Disaat aliran darah tidak memadai, maka akan berimbas pada oxygen didalam darah yang bermanfaat bagi seluruh tubuh pun akan mengalami gangguan. Kalau sudah terganggu macam demikian, tubuh akan mudah gemetaran dan mengalami lemas.

  • Adanya Gangguan Tiroid

Tubuh yang lemas dan gemetaran bisa pula dikarenakan gangguan tiroid. Kegunaan dari kelenjar tiroid sendiri memiliki peranan dalam mengontrol produksi hormon. Tak hanya itu saja, kelenjar tiroid pun memiliki fungsi kontrol tekanan darah, detak jantung, dan juga suhu tubuh. Apabila jumlah hormon tiroksin tak proporsional, jelas akan mempengaruhi kestabilan tekanan darah, detak jantung, juga suhu tubuh. Dengan demikian, berisiko menghadirkan tubuh gemetar dan lemas.

  • Stress Akut

Stress akut bisa menjadi penyebab akan kehadiran berbagai komplikasi penyakit di badan manusia. Emosi secara berlebih akan membuat tubuh kehilangan energi, sehingga gemetar dan lemas. Keadaan ini hanya dapat diatasi dengan melaksanakan kontrol emosi itu sendiri. Jangan biarkan stress atau emosi selalu hinggap di jiwa kita, segeralah atasi dengan berkonsultasi kepada psikolog. Efek negatif lainya dari stress akut ialah ketidak seimbangan hormon, yang bisa mengakibatkan kegemukan.

  • Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah rendah dapat menunjukan gejala berupa badan lemas dan gemetar, ataupun rasa ngantuk yang susah dikendalikan. Lazimnya, seseorang yang mengidap tekanan darah rendah akan merasakan pusing disaat berdiri secara mendadak. Kalau Anda memiliki tekanan darah rendah, asupilah tubuh dengan makanan yang bisa meningkatkan tekanan darah, seperti: Bayam, keju, brokoli, atau yoghurt. Lantas, perbanyaklah asupan air putih.

  • Kelainan Jantung

Adanya kelainan jantung bisa ditandai dengan rasa sakit di dada dan penurunan berat badan secara bertahap dan cepat. Tubuh akan kehilangan energi dan tenaga, mengalami lemas dan gemetar. Inilah salah satu penyebab badan gemetar dan lemas. Keadaan ini dapat dialami oleh pria atau wanita. Kalau setelah menjalani olahraga malah merasakan sakit dada, lemas dan gemetar, maka bisa dipastikan adanya gangguan organ jantung. Segeralah periksakan diri Anda ke dokter.

Itulah Penyebab Badan Gemetar dan Lemas

Demikianlah.. Nah, sebagai saran penutup artikel kesehatan ini, sebaiknya perbanyak olah raga, mengatur pola makan, istirahat cukup, hindari dan hentikan kebiasaan merokok dan minum MiRas (alkohol) yakni dengan mendatangi psikolog.

Cara Mengatasi Badan Gemetar

Kalau ingin mengetahui Cara Mengatasi Badan Gemetar, silahkan klik → OBAT BADAN SERING GEMETAR

Advertisements